The Effectiveness of Advocacy for Domestic Violence Victims from the Perspective of Maqasid al-Shari'ah
DOI:
https://doi.org/10.71039/istifham.v4i1.170Keywords:
Advocacy, Domestic Violence, BKKBPP, Maqasid al-Shari'ah, Victim Protection, Women's EmpowermentAbstract
Domestic violence is a serious violation of human rights that requires an institutional response beyond just legal measures. The Population, Family Planning, and Women's Empowerment Agency (BKKBPP) of Malang City plays a strategic, legally mandated role in providing integrated support to victims of domestic violence through legal aid, psychological counseling, medical assistance, and mediation. This research evaluates how effective BKKBPP's advocacy is in protecting and empowering victims and assesses its consistency with Maqasid al-Shari'ah's normative goals. Using a normative-empirical juridical approach based on primary field data and Islamic family law literature, the study reveals that BKKBPP's advocacy functions across three interconnected areas: legal (both litigative and non-litigative), psychosocial (trauma counseling and rehabilitation), and social mediation. Results show that when these areas operate collaboratively and focus on victims, the agency's efforts significantly improve victims' safety, mental health, and social reintegration. Challenges include victims' reluctance to report, limited resources, scheduling conflicts, and the diversity of victim profiles. From the perspective of Maqasid al-Shari'ah, BKKBPP's advocacy supports core Islamic legal goals such as protecting life (hifz al-nafs), intellect (hifz al-'aql), progeny (hifz al-nasl), and dignity. This study adds to the literature by illustrating that institutional advocacy aligned with Maqasid al-Shari'ah is both Jurisprudentially sound and practically vital for fully protecting victims of domestic violence in a Muslim society.
References
Abdul Manan. (2006). Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia (1st ed.). Jakarta: Kencana
Akmal, A. M., Mundzir, C., Asti, M. J., Abbas, R., & Mustafa, Z. (2024). Legal Solutions for Domestic Violence in Unregistered Marriages in Indonesia: Integrating Maqāṣid Al-Sharī'ah. El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, 7(2), 768–790. https://doi.org/10.22373/ujhk.v7i2.25971
Amin, I., Razak, D. A., Efendi, F., & Sulastri, W. (2022). Kekerasan Fisik dalam Rumah Tangga Perspektif Hukum Islam. Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum, 20(1), 97–110. https://doi.org/10.32694/qst.v20i1.1688
Amiur Nuruddin & Azhari Akmal Tarigan. (2004). Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana
Asy'ari, R. (2022). Mashlahah dalam Maqasid Syari'ah. Ta'wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur'an, Tafsir Dan Pemikiran Islam, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.58401/takwiluna.v3i1.593
Badan Pusat Statistik & Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2022). Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional 2021. Jakarta: Badan Pusat Statistik
Bayu Wicaksono, A., & Son Ashari, W. (2024). Analisis Perlindungan Islam Terhadap Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Tinjauan Maqashid Syariah. Rayah Al-Islam, 8(3), 888–904. https://doi.org/10.37274/rais.v8i3.1027
Beddu, M. J. (2023). Peran Penyuluh Agama dalam Menangani Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Pernikahan Dini di Kota Batam. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan, 20(2), 267–281. https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v20i2.810
Chalid, M., & Adnan, I. (2024). Efektivitas Mediasi sebagai Alternatif Penyelesaian Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga. Al-Balad: Jurnal Hukum Tata Negara Dan Politik Islam, 4(2), 1–15 https://doi.org/10.59259/ab.v4i2.188
Cieciek, F. (1999). Ikhtiar Mengatasi Kekerasan dalam Rumah Tangga: Belajar dari Kehidupan Rasulullah SAW. Jakarta: LKAJ, PSP, The Asia Foundation
Depdikbud. (2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Faqihuddin Abdul Kadir & Ummu Azizah Mukarnawati. (n.d.). Referensi Bagi Hakim Peradilan Agama Tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga
Haryati, A., Herawati, N., Soneta, B., & Wardani, S. (2022). Upaya Konselor Islami dalam Penanganan Spiritualitas pada Korban Trauma Kekerasan dalam Rumah Tangga. Consilium: Berkala Kajian Konseling Dan Ilmu Keagamaan, 9(1), 1–14. https://doi.org/10.37064/consilium.v9i1.9579
Hossan, M. A., Rani, P., & Sarker, S. C. (2026). Impact of Domestic Violence on Mental and Physical Health of Women: A Case Study. Interdisiplin: Journal of Qualitative and Quantitative Research, 3(1), 51–69 https://doi.org/10.61166/interdisiplin.v3i1.147
Husni, A. B. M., Nasohah, Z., & Kashim, M. I. A. M. (2015). Problem of Domestic Violence and Its Solutions in the Light of Maqasid Shariah. Asian Social Science, 11(22). https://doi.org/10.5539/ass.v11n22p33
Inayah, K., & Prihatini, R. L. (2022). Peran Penyuluh Agama dalam Menjalankan Fungsi Profesi Untuk Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) di Parung Bogor. Jurnal Penyuluhan Agama (JPA), 8(1), 57–72. https://doi.org/10.15408/jpa.v8i1.24377
Istiadah, M. A. (n.d.). Pembagian Kerja Rumah Tangga dalam Islam. Jakarta: Lembaga Kajian Agama dan Gender
Jannah, F. (2003). Kekerasan Terhadap Istri (1st ed.). Yogyakarta: LKiS
Kartikaningsih, Y., Hidayat, S., Muhibbin, M., Hasan, N., & Filhaq, M. J. A. D. (2024). Efektivitas Advokasi Terhadap Korban KDRT oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kota Malang dalam Perspektif Maqashid Syariah. Universitas Islam Malang
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Panduan Operasional Penyelenggaraan Bimbingan Konseling. Jakarta: Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan
Khoiruddin Nasution. (2004). Hukum perkawinan I. Yogyakarta: Academia Tazaffa.
Kollman, N. (1998). Kekerasan Terhadap Perempuan: Program Semi Lokakarya Kesehatan Perempuan (1st ed.). Yogyakarta: YLKI
Komnas Perempuan & Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2023). Laporan Sinergi Database Kekerasan Terhadap Perempuan Periode 2022. Jakarta: Komnas Perempuan
Kusuma, F., & Susanto, D. (2025). Keadilan Hukum Bagi Suami Korban Kekerasan Rumah Tangga. Penerbit Widina
Ladiku, H., & Zaman, A. R. B. (2024). Examining Domestic Violence from the Lens of Islamic Law: a Maqasid Analysis. Ulul Albab: Jurnal Studi Dan Penelitian Hukum Islam, 6(2), 152–175. https://doi.org/10.30659/jua.v6i2.35740
Makarao, M. T., & Azri, S. (2014). Hukum Perlindungan Anak dan Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Jakarta: Rineka Cipta
Mansour Fakih. (2003). Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Miller, V., & Covey, J. (2005). Pedoman Advokasi: Kerangka Kerja untuk Perencanaan Tindakan dan Refleksi. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia
Moerti Hadiati Soeroso. (2011).Jakarta: Sinar Grafika Kekerasan dalam Rumah Tangga Perspektif Yuridis-Viktimologi
Mulyana, Setyawan, E., Suharto, N. S., & Salsabila, R. S. (2026). Pencegahan Kekerasan Rumah Tangga oleh Konselor Agama Perspektif Maqashid Syariah. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, 15(1), 219–238 https://doi.org/10.30651/mqsd.v15i1.30750
Nasrudiansyah, I., & Alijaya, A. (2023). Kajian Yuridis Undang-undang No. 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga Ditinjau Berdasarkan Hukum Islam. MIM: Jurnal Kajian Hukum Islam, 1(1), 39–64
Nuradhawati, R. (2025). Memutus Rantai KDRT: Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat di Indonesia. PT. Sonpedia Publishing Indonesia
Nurhayati, E. (1996). Panduan Untuk Pendampingan Korban Kekerasan: Konseling Berwawasan Gender (7th ed.). Jakarta: Balai Pustaka
Nurhayati, N., Nasution, M. S. A., Hasibuan, R. R. A., & Afendi, H. (2022). Human Trafficking in the Perspective of Maqashid Al-Sharia. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 22(2), 150–171. https://doi.org/10.22373/jiif.v22i2.12304
Purwodarminto, W. J. S. (1984). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka
Rahmawati, A. (2016). Perlindungan Hukum atas Kekerasan Terhadap Perempuan: Kritisisme atas UU No. 23 Tahun 2004 tentang KDRT. Palastren: Jurnal Studi Gender, 7(1), 79–102 http://dx.doi.org/10.21043/palastren.v7i1.999
Republic of Indonesia. (2002). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Jakarta: Sekretariat Negara
Republic of Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Jakarta: Sekretariat Negara
Sembiring, T. (n.d.). Kontrol Koersif dan Kekerasan dalam Rumah Tangga. In Psikologi keluarga: Pencegahan dan Penanggulangan KDRT (p. 81)
Subhi, M. R. (2025). Peran Bimbingan dan Konseling Islam dalam Membangun Keharmonisan Rumah Tangga. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 7(1), 71–81 https://doi.org/10.32332/kt5qfw02
Sugianti, T., & Minarosa, M. (2022). Law Enforcement in the Framework of Legal Protection Against Victims of Domestic Violence (KDRT). In Proceedings of the 2nd International Conference on Law, Social Science, Economics, and Education (ICLSSEE 2022). EAI. https://doi.org/10.4108/eai.16-4-2022.2320045
Supriyadi, T., Siburian, D. N., Meshani, G., & Ridho, M. (2024). Dibalik Pintu Tertutup: Dinamika Faktor Psikologis Terhadap Terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tangga Pada Perempuan. IJBITH Indonesian Journal of Business Innovation, Technology and Humanities, 1(1), 150–162
Truong, M., Sharif, M., Olsen, A., Pasalich, D., Calabria, B., & Priest, N. (2022). Attitudes and Beliefs About Family and Domestic Violence in Faith-based Communities: an Exploratory Qualitative Study. Australian Journal of Social Issues, 57(4), 880–897. https://doi.org/10.1002/ajs4.210
Wahbah al-Zuhaili. (1989). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh (Vol. 4). Damascus: Dar al-Fikr
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yeni Kartikaningsih, Sachrawi Hidayat, Moh. Muhibbin, Nur Hasan, Mohammad Jindan Alfayed Dewa Filhaq

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






