Transformasi Kurikulum Merdeka: Pengembangan Muatan Lokal untuk Meningkatkan Identitas Budaya

Authors

  • Ridwan Ali Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh
  • Syibran Mulasi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh https://orcid.org/0000-0003-4234-8710

Keywords:

Local content, Independent curriculum, curriculum development, Local wisdom, Traditional and cultural values

Abstract

There are various efforts to increase awareness of local wisdom in Indonesia. This discussion aims to analyze the implementation of local content in schools to create awareness among students in preserving the nation's culture. This research uses a text analysis method relevant to the theme and objectives of the discussion, and data is taken using relevant references, regulations, and the reality that occurs in schools. The discussion results show that in the independent curriculum, educational units can add local content that the regional government has determined by local wisdom or regional characteristics. Provincial governments can allocate regional authority in developing local content curricula based on regional factors. This means that all cultural conditions and regional characteristics have sufficient space to be applied in the curriculum. Therefore, in determining local content options that will be implemented, local governments and schools still refer to applicable regulations and adapt them to the needs of local communities. From these findings, local governments and schools should synergize to maintain the nation's traditional and cultural values by implementing local wisdom in local content lessons in schools

References

Amaliah, D. (2016). Pengembangan Muatan Lokal Sebagai Salah Satu Strategi Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (Mea). Jurnal Pendidikan Ekonomi Indonesia, 1, 419–613.

Anggara, A., Amini, A., Faridah, F., Siregar, M., Faraiddin, M., & Syafrida, N. (2023). Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada Satuan Pendidikan Jenjang SMP. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 5(1), 1899–1904.

Ayu, L. T., Suciana, H., & Gulo, R. S. (2022). INOVASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL GUNA MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(1), 115–122.

Effendy, M. H., Maulidiawati, M., & Putikadyanto, A. P. A. (2022). Kearifan Lokal Madura Rokat Bhuju’Siti Rohana sebagai Alternatif Muatan Lokal Era Merdeka Belajar. GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 134–150.

Fahlevi, M. R. (2022). Upaya pengembangan number sense siswa melalui kurikulum merdeka (2022). Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 5(1), 11–27.

Gunansyah, G. (n.d.). Kesenian Dongkrek Desa Mejayan Kabupaten Madiun Sebagai Sumber Belajar Berbasis Etnopedagogi Di Sekolah Dasar.

Inayati, U. (2022). Konsep dan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Abad-21 di SD/MI. ICIE: International Conference on Islamic Education, 2, 293–304.

Kusumaryono, R. S. (2013). MODEL PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS NYATA PADA MATA PELAJARAN MUATAN LOKAL PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP: Studi di SMP Kabupaten Garut. Universitas Pendidikan Indonesia.

Mahmudah, A. H., Fajriyah, K., Listyarini, I., & Wahyuni, T. (2023). Toleransi Keragaman Keyakinan Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1481–1486.

Maulida, U. (2022). Pengembangan modul ajar berbasis kurikulum merdeka. Tarbawi: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 5(2), 130–138.

Meisin, M., Zulaiha, S., & Meldina, T. (2022). Problematika Guru Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar Pada Siswa Kelas I dan IV di Sdn 17 Rejang Lebong. IAIN Curup.

Muin, A., Fakhrudin, A., Makruf, A. D., & Gandi, S. (2022). Pengembangan Kurikulum Merdeka.

Mulasi, S. (2021a). DAMPAK PERKEMBANGAN BUDAYA MODERN TERHADAP EKSISTENSI BUDAYA LOKAL DI ACEH. BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN. https://www.ejournal.staindirundeng.ac.id/index.php/bidayah/article/view/419

Mulasi, S. (2021b). Peran madrasatul ula dalam pembentukan kecerdasan spiritual anak. Genderang Asa: Journal of Primary Education, 2(1), 25–40.

Nafi’ah, S. A. (2020). MEMPERKUAT IDENTITAS BANGSA MELALUI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL: KONSEP–PRINSIP-IMPLEMENTASI. Guepedia.

Priantini, D. A. M. M. O., Suarni, N. K., & Adnyana, I. K. S. (2022). Analisis kurikulum merdeka dan platform merdeka belajar untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Jurnal Penjaminan Mutu, 8(02), 238–244.

Rahmadayanti, D., & Hartoyo, A. (2022). Potret kurikulum merdeka, wujud merdeka belajar di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7174–7187.

RAHMANIAR, R. (2020). MODEL PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL BERBASIS BUDAYA KULINER DI TINGKAT SMP KOTA PAREPARE. Universitas Hasanuddin.

Ramadani, F. R. F. (2022). Konsep Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Pandangan Filsafat ProgresivismE. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 1239–1251.

Ramadhan, F., Puspitasari, D., Yanto, T., & Denih, A. (2023). Perencanaan Stratejik Pendidikan Melalui Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMP Negeri 38 Bandung. Al-Afkar, Journal For Islamic Studies, 6(2), 353–365.

Rosala, D. (2016). Pembelajaran seni budaya berbasis kearifan lokal dalam upaya membangun pendidikan karakter siswa di sekolah dasar. Ritme, 2(1), 16–25.

Rosyida, U. F. (2017). KEBIJAKAN PENDIDIKAN BAHASA DAERAH DI ERA MEA (MASYARAKAT EKONOMI ASEAN).

Sapitri, L. (2022). Studi literatur terhadap kurikulum yang berlaku di Indonesia saat pandemi COVID-19. Inovasi Kurikulum, 19(2), 227–238.

Sugianti, S., Santi, S., & Rositah, R. (2020). Analisis kebijakan pendidikan terkait penerapan muatan lokal dan keterampilan sebagai mata pelajaran. Jurnal Mappesona, 3(1).

Supriyanta, A. (2021). Implementasi Kurikulum Muatan Lokal di Era Otonomi Daerah Menurut Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2013 dalam Meningkatkan Life Skills Peserta Didik. Journal Justiciabelen (JJ), 1, 101–102.

Thaariq, Z. Z. A., Yulianto, M. F., & Nurdiyanto, R. (2023). Inovasi Kurikulum.

Downloads

Published

2023-12-14

How to Cite

Ridwan Ali, & Mulasi, S. (2023). Transformasi Kurikulum Merdeka: Pengembangan Muatan Lokal untuk Meningkatkan Identitas Budaya. ISTIFHAM: Journal Of Islamic Studies, 1(3), 219–231. Retrieved from https://jurnal.seutiahukamaa.org/index.php/istifham/article/view/35

Issue

Section

Articles